Namanya Asrul
Ketika bumi di guyur hujan menjelang
sholat ashar seorang anak yang memanggilku dari kejauhan dengan suara keluh
dari mulutnya...
Aku sempat heran dan tersenyum
Aku sempat heran dan tersenyum
"mengapa anak ini memanggilku
??", lirihku dalam hati.
Ku segerakan diri menuju ke arahnya
"ka'... Lapar !!!", katanya...
"????", tak ada yang bisa ku jawab...
"ka'... Lapar !!!" katanya lagi padaku.
Ku tahu maksudnya... Namun, aku tak bisa memberikan apa-apa berupa uang ataupun makanan.
Sembari menunggu hujan reda, pembicaraanku dengannya terurai begitu saja dengan beberapa pertanyaan yang ku ajukan terhadapnya.
Anak itu sempat diam, setiap kali saya mengajukan pertanyaan. Tapi anak itu selalu menjawabnya dengan singkat.
Sungguh miris kehidupan anak ini... Ia dan adiknya di tinggal oleh kedua orang tuanya di kota ini. Karena sebuah pertengkaran antara si ibu dan si ayah. Dan itu sudah berbulan-bulan lamanya.
Aku sempat percaya dan tidak percaya.
Benarkah ???
Anak ini hampir seumuran dengan adikku yang berusia 8 tahun dan adiknya yang kira-kira berusia 5 atau 6 tahun.
Anak ini sering ku lihat sebenarnya. Dan hanya menyapanya dengan senyum. Tapi... Baru kali ini ia memanggilku.
bagaimana pun itu, anak ini memberikanku sebuah pelajaran untuk menjadikanku seorang yang lebih bersabar dan bersyukur.
Hujanpun makin deras. Aku pun tak bisa melanjutkan perjalananku. Hingga ku urungkan niat bertanya pada anak ini agar menunjukkanku sebuah jalan tanpa terkena air hujan. Ia pun menunjukkanku jalan dengan melewati beberapa fakultas. Kedokteran-kehutanan-pertanian-mipa.
Dengan beberapa petunjuk darinya... Maka berakhirlah pembicaraanku dengannya.
Anak itu......... Bernama asrul.
:D :)
bodohnya aku.... Aku lupa berterima kasih padanya :)
Ku segerakan diri menuju ke arahnya
"ka'... Lapar !!!", katanya...
"????", tak ada yang bisa ku jawab...
"ka'... Lapar !!!" katanya lagi padaku.
Ku tahu maksudnya... Namun, aku tak bisa memberikan apa-apa berupa uang ataupun makanan.
Sembari menunggu hujan reda, pembicaraanku dengannya terurai begitu saja dengan beberapa pertanyaan yang ku ajukan terhadapnya.
Anak itu sempat diam, setiap kali saya mengajukan pertanyaan. Tapi anak itu selalu menjawabnya dengan singkat.
Sungguh miris kehidupan anak ini... Ia dan adiknya di tinggal oleh kedua orang tuanya di kota ini. Karena sebuah pertengkaran antara si ibu dan si ayah. Dan itu sudah berbulan-bulan lamanya.
Aku sempat percaya dan tidak percaya.
Benarkah ???
Anak ini hampir seumuran dengan adikku yang berusia 8 tahun dan adiknya yang kira-kira berusia 5 atau 6 tahun.
Anak ini sering ku lihat sebenarnya. Dan hanya menyapanya dengan senyum. Tapi... Baru kali ini ia memanggilku.
bagaimana pun itu, anak ini memberikanku sebuah pelajaran untuk menjadikanku seorang yang lebih bersabar dan bersyukur.
Hujanpun makin deras. Aku pun tak bisa melanjutkan perjalananku. Hingga ku urungkan niat bertanya pada anak ini agar menunjukkanku sebuah jalan tanpa terkena air hujan. Ia pun menunjukkanku jalan dengan melewati beberapa fakultas. Kedokteran-kehutanan-pertanian-mipa.
Dengan beberapa petunjuk darinya... Maka berakhirlah pembicaraanku dengannya.
Anak itu......... Bernama asrul.
:D :)
bodohnya aku.... Aku lupa berterima kasih padanya :)
Terima Kasih Ade' Asrul :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar