Assalamu 'Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,Welcome to My Blog and Enjoy this Blog (✿◠‿◠)"menjadilah indah, maka semuanya akan terlihat indah"

Rabu, 29 Agustus 2012

Tips Menjadi Muslimah Inner Beauty


Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah Minimal 5 kali sehari dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo'a.

Untuk menghilangkan stress, perbanyaklah 'olah raga'. Cukup dengan memperbanyak sholat. Ketika sholat, kita menggerakan seluruh tubuh. Lalu berkonsultasilah pada Allah SWT dengan dzikir dan do'a.
Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan 'kata kunci', "Allahuma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii" (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaqku). (HR Ahmad).
Untuk punya bibir cantik, bisikkan kalimat-kalimat Allah, tidak berbohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takabur.
Agar tubuh langsing, singset dan mulus, diet yang teratur dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi puasa nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, dan air putih.
Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.
                " mmmmmhh...bisa?? Insya Allah.. :)

Rabu, 22 Agustus 2012

Kiat Mengislamkan Suasana Rumah


Rumah bukanlah hanya sebagai tempat berteduh dikala hujan maupun panas. Rumah adalah tempat labuhnya hati setiap anggota keluarga. Suasana dan kesan rumah dapat mempengaruhi kejiwaan empunya. Watak dan kepribagian penghuninya mampu terbentuk secara perlahan-lahan akibat suasana yang terjadi didalamnya.
Itulah sebabnya menciptakan lingkungan rumah yang Islami adalah kebutuhan dan keharuasan bagi setiap rumah tangga muslim. Terlebih lagi dalam era globalisasi informasi yang begitu gencar menyeruak ke setiap sudut-sudut rumah kita yang tentu sangat merugikan aqidah. Darimana ibu akan memulai berbenah ? Ikuti beberapa kita berikut ini :
  1. Gunakan Waktu Shalat Sebagai Standar Kegiatan
Kegiatan apapun sebaiknya disesuaikan dengan waktu sholat wajib. Artinya saat adzan berkumandang segala kegiatan harus dihentikan. Demikian pula untuk rencana bepergian jauh, carilah jeda waktu untuk sholat sekaligus untuk istirahat dan melanjutkan perjalanan.
Waktu-waktu istirahat disesuaikan pula dengan waktu shalat. Tidur siang disesuaikan waktunya agar sudah bisa bangun segar ketika adzan Ashar. Berangkat tidur malam hari lebih awal agar dapat bangun shalat lain dan tidak mengantuk saat shalat Subuh.
  1. Kegiatan Ruhani Berjamaah
Bukan hanya shalat wajib saja yang dapat dilakukan berjama?ah. Kegiatan lain seperti membaca Al Qur?an, mendengarkan pengajian bahkan menyaksikan acara ruhani di TV pun dapat dilakukan bersama-sama. Kegiatan ini selain mampu mempererat ikatan satu sama lainnya juga menjadikan iman sebagai dasar ikatan keluarga. Suasana penuh keakraban, bermakna ini Insya Allah akan selalu dinantikan penghuninya sebagai pelepas dahaga setelah seharian beraktifitas di luar rumah.
  1. Hiburan Sehat dan Islami
Banyak sekali jenis dan macam hiburan yang tersaji di depan mata. Tanpa seleksi ketat, hiburan-hiburan seperti kaset, VCD, CD dapat merusak kejiwaan penghuni rumah, terutama anak-anak segera buang jauh-jauh media yang berisi lagu-lagu yang tidak mendidik, penuh rayuan dan rangsangan birahi. Juga yang begitu keras, kasar dan garang. Gantilah hiburan yang mendukung keimanan anggota keluarga. Nasyid-nasyid kini telah mudah dijumpai dan dimiliki. Baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.
Alunan ayat-ayat suci Al Qur?an sebenarnya hiburan yang paling pas untuk dinikmati bisa melalui kaset atau melantunkannya. Rumah yang senantiasa diramaikan oleh bacaan kitab suci Al Qur?an niscaya akan sering didatangi malaikat pembawa rahmah. Suasana rumah pun menjadi tenang dan tentram.
 
  1. Media Massa Islami
Sudah bukan rahasia lagi tv punya pengaruh kuat dalam membentuk pola pikir dan tindak tanduk penontonnya. Dengan beragam acara tersaji yang sebagian besar bahkan membuat kita lupa mengingat Allah. Mutlak bagi kita sebagai orang tua untuk memilihkan acara yang cocok untuk anak-anak kita. Beri pengertian kepada mereka acara apa saja yang baik dan bermanfaat. Tentukan pula waktu yang tepat untuk menjadikan tv sebagai sarana hiburan yang sehat dan mendidik yang baik mereka.
Pemilihan bacaan keluarga pun perlu diseleksi. Majalah ataupun surat kabar yang dipilih jangan sampai memuat gambar-gambar maksiat dan masuk ke rumah kita. Buku-buku cerita untuk anak juga perlu dipilihkan yang Islami. Dan Alhamdulillah sekarang pun mulai tersedia buku-buku tulis, buku pelajaran yang bernuansa Islami.*

Menanti TOGA 2013



Sudah terbayang, getar-getar wisuda se-Unhas dari setiap fakultas. Terbayang, gemuruh tepuk tangan audiens yang menggema dan menggetarkan Baruga Unhas. Terbayang, memakai TOGA berwarna hitam dan kalungan orengs yang menjadi harapan ‘tuk bisa segera memakainya. Terbayang, ribuan mahasiswa menyaksikan predikat yang diraih dan bergelar sarjana “Be a Decision Maker, SKM”. Terbayang, namaku tercantum dalam deretan mahasiswa UNHAS yang akan melakukan prosesi wisuda. Prosesi yang sakral dan bersejarah yang pada hari itu semuanya di hiasi senyum kebanggaan dan kesyukuran.  Benar-Benar menggetarkan.
Saat ini, aku telah menduduki semester 7 di bulan Agustus, bulan yang penuh ikhtiar dan harapan. Tinggal selangkah lagi menduduki semester 8 yang insya Allah tinggal 5 bulan lagi. Di mana, raga dan jiwa telah menyatu dan siap lahir batin menghadapi sesi akhir perkuliahan “Mengajukan Proposal+Seminar Proposal+Penelitian+Seminar Hasil = SKRIPSI+ Ujian Meja”. Benar-benar sudah terbayang.
Dan Alhamdulillah, satu sesi yang menggetarkan dan penuh kenangan yang bahagia dan haru  telah ku lalui bersama teman-teman Se-Angkatanku yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN) di semester 6 yang seharusnya diprogramkan dan dilakukan di semester 8. Tak di rasa,  sudah 3 tahun menjejaki masa-masa perkuliahan sebagai seorang mahasiswa agen of change, dari cita akan menjadi sampai menjadi. Masih teringat dan terekam jelas dalam ingatan,  rasanya baru kemarin melalui masa-masa menjadi mahasiswa baru tahun 2009. Di sebuah gedung, yang dinamakan kampus ungu dari kampus merah. Dikumpulkan dan diberi arahan dalam melalui pengkaderan yang sudah menjadi santapan sore mahasiswa baru terkhusus di Fakultas Kesehatan Masyarakat. Cape’, lelah, lemah, lesuh, lunglai, lapar, kurang tidur, pulang malam dikarenakan tugas dari senior-senior dan dosen yang harus segera diselesaikan bahkan belum diizinkan menginjak koridor kampus setelah melalui pengkaderan dan menjadi mahasiswa biasa. Tunduk dan hitam ungu. "Perhatian_UNHAS_FKM_WINSLOW...!!! Tahan". Huff, Betapa benar-benar melelahkannya waktu itu. Menjalaninya adalah proses belajar mengenal kampus ungu.
Hingga kini, TOGA itu menanti di tahun 2013. Harapan itu akan segera nyata. Dan akan ku songsong mimpi dengan do’a dan ikhtiar dalam meraih kelulusanku yang akan kupersembahkan untuk Allah tercinta, Nenek-Kakek, Bapak-Ibu, Kakak-Adik, Om-Tante, Sepupu-Keponakan.
“Ya Allah, perbaikilah urusan agamaku yang menjadi pegangan bagi setiap urusanku. Perbaikilah duniaku yang di situlah urusan kehidupanku. Perbaikilah akhiratku yang ke sanalah aku akan kembali. Jadikanlah hidupku ini sebagai tambahan kesempatan untuk memperbanyak amal kebajikan, dan jadikanlah kematianku sebagai tempat peristirahatan dari setiap kejahatan.” 

Welcome to Magang...!!! Toga - dan Toge Menanti_
Mujahidah, SKM