Assalamu 'Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,Welcome to My Blog and Enjoy this Blog (✿◠‿◠)"menjadilah indah, maka semuanya akan terlihat indah"

Minggu, 29 Juni 2014

Cela Yang Memalukan




Rasa sesaknya susah sekali hilang. Tadinya, air mata itu rasanya begitu mendesak ingin keluar, tapi saya tidak bisa membiarkan itu. Baik, dengan seuntai senyum saat itu saya hanya menawari diri untuk membantu meringankan kelelahanmu untuk tidak bepergian di dua sekolah tapi jawabnya malah kata lain yang tidak layak lagi diucap dan kudengar kesekian kalinya. Saya hanya tidak menyangka. Harusnya, kata itu tidak terucap lagi. Tapi, sayangnya, kamu terlanjut mengucapkan sederet kata yang dalam sepersekian detik membuat saya terus ingin menangis dan mengingat kata-kata lalu yang sama.. Apakah saya sebegitu menyebalkan dan memalukan sampai kamu harus berkata demikian? sehingga begitu tega kamu membunuh perlahan-lahan cinta dan sayang dari rahimmu. Malu...malu karena memilikiku sedangkan saya bukanlah pelaku dosa yang menelanjangi diri dan masih banyak bentuk lain yang lebih buruk dari saya, maka sadarlah dan bersyukurlah. Beberapa hari mendiamimu dan melihat mataku memerah dan terus bercucur kamu minta maaf, mengaku salah, dan menjelaskan yang kamu kata bahwa itu hanya dirimu cela-cela. Saya memaafkan kamu, kamu tidak salah dan ini bukan salah siapapun, dan saya pun maklum kalau kamu lepas kendali berucap karena lelah dan saya tidak paham situasi. Saya pun sadar dan kamu harus sadar bahwa beginilah adanya bentukku dari Sang Penciptaku Penciptamu. Yah, kali ini saya tidak bisa membuktikan apa-apa tapi lihat nanti, lihat nanti bahwa Penciptaku akan memberikan jenis makhluk yang indah lagi sholeh. Saya diam bukan berarti saya marah dan membenci. Sebab, saya tidak bisa semudah itu melupakan sesuatu yang sangat mengena dan bukan berarti yang kamu ucapkan itu bohong, mungkin saja itu benar, sebagai bentuk akumulasi kemaluan kamu memiki anak perempuan sepertiku.

Tidak ada komentar: