- Tenang saja, ketika sesuatu yang kita anggap baik berakhir, ketika kita kehilangan seseorang yang kita nilai special, ketika sebuah kesempatan emas hilang maka, tenang saja, akan datang sesuatu pengganti yang lebih baik, seseorang yang lebih istimewa, pun kesempatan emas lainnya. Pastikan saja syaratnya dipenuhi : bersabar. Bagi orang-orang bersabar, selalu datang hal-hal baik sebagai pengganti hal-hal sebelumnya.
- Jangan membenci orang lain. Terlebih lagi benci tanpa alasan, hanya karena tidak suka, itu berbahaya sekali. Karena membenci adalah muasal dari tabiat jelek: suka menilai (judge), suka menjelek2an, bahkan memfitnah pun tega dilakukan. Ini juga salah-satu rumus bahagia (dari 10 rumus). Dalam level tingginya, kita bahkan tetap peduli dan sayang kepada orang yang membenci kita.
- Buat apa kau memikirkan apa yang dipikirkan oleh orang lain, buat apa kau mencemaskan apa yang akan dinilai oleh orang lain?”
- Sendiri bukan berarti tidak bahagia. Bersama juga bisa berarti kesedihan. Momen, tempat, orang, dan caranyalah yang menentukan. Bukan sekadar soal sendiri atau bersamanya.
- Jangan habiskan waktu kita untuk seseorang yang tidak pernah tahu bahwa kita menghabiskan waktu untuknya.
- Jangan susah payah menjelaskan ke orang yang memang tidak mau mendengar penjelasan. Walau terbentang bukti dan penjelasan yang sangat masuk akal, dia tetap tidak percaya. Dijelaskan atau tidak dijelaskan, sama saja. Maka, lebih baik fokus mengurus hal lain. Ini salah-satu rumus (dari 10 rumus) bahagia.
Rabu, 25 Juni 2014
Motivation For Me From Darwis Tere Liye
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar