Assalamu 'Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,Welcome to My Blog and Enjoy this Blog (✿◠‿◠)"menjadilah indah, maka semuanya akan terlihat indah"

Sabtu, 01 September 2012

1 September



Welcome to September…………………
            1 September 2012, sungguh hari yang penuh kejutan. Dimana kutemukan titik temu dalam dunia maya : dunia facebook, dunia twitteran, dan dunia blog (3,1,3). Dunia itu telah mengejutkan hatiku yang sedang terdiam dan sibuk mencari referensi dan situs-situs lainnya di Om Google. Entah apa yang mengantar kursor dengan jari telunjukku untuk menklik link itu , membukanya dan membacanya.  Dan telah ku telusuri secara baik-baik, dengan mata tajam menatap dan memandang situs web yang kudapat dan telah membuatku terkejut sangat.  Sebuah link yang ku kenal dan kata-kata itu pernah ku baca pada ± 5 tahun yang lalu. Aku yang awalnya terkejut telah membuat perutku tergelitik untuk tertawa hebat karena judulnya yang ku bilang "lebay". Tapi, ternyata tidak. Hanya seuntai senyum yang ku kirim untuknya dan mencoba kembali diam. Hingga timbul berbagai tanda tanya, tanda seru, tanda koma, tanda titik dan tanda-tanda lainnya. Penelusuran itu pun semakin berlanjut, dan inti dari yang ku lihat dan judul yang tertera adalah tentang cinta, sakit hati, dan patah hati. Hatiku pun mulai terbangun untuk memberi saran dengan suara hati. “Semakin kau mengenang, semakin kau menulis tentang itu, maka semakin kau tersakiti” . (Semoga terbaca oleh hatinya). Hehehe*Sok Bijak*Sok Pengertian . Itu terjadi di dunia maya ketika hati itu selalu dibahas cinta dan ku katakan cinta mi sedeng.
Cinta-Cinta-Cinta…
Istimewanya, cinta adalah anugerah dari Allah dan cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta dari semua jenis cinta. Sebuah kewajaran ketika Allah mengisi kekosongan hati dengan cinta kepada seseorang. Sebuah fitrah ketika Allah mengirim rasa cinta dan mencintai seseorang. Sebuah keinginan ketika Allah menciptakan cinta pada hati untuk hidup berpasang-pasangan bersama seseorang.Tapi, ketika hadir rasa sakit hati dan patah hati. Terciptalah rasa sedih yang berlarut-larut, selalu mengenang, menulis kata-kata syahdu sakit hati dan patah hati yang semua perasaan itu, kemudian dipublikasikan. Dan kusebut itu, CinTolo. Cinta,cinta,cinta. Memang tak mudah melupakan rasa sakit, cinta kita terhadap seseorang dan betapa luasnya samudera percintaan. Tapi itu sudah lama dan  sudah ku katakan “Semakin kau mengenang, semakin kau menulis tentang itu, maka semakin kau tersakiti”. Sepertinya tak didengar. (Memangnya siapa aku ? Itu hidup orang lain bukan hidupku. Tapi, aku hanya tak mau dia sedih akan hal itu). Diam... 
Yang ku herankan adalah mengapa tak mengundangku ? mengapa tak memberitahuku ? sebelum terjadi kesalahpahaman, sedangkan orang yang belum lama dikenalnya di undang dan diberi tahu. Apakah takutnya aku akan ikut-ikutan ? Aah, selalu saja merasa diikuti dan memvonisku seperti itu yang bukan pada kenyataannya. (Mencoba lebih tabah, sabar dan diam).
            Sepertinya, aku tak mau berlama-lama dipembahasan ini. Ini hanyalah bagian dari episode kehidupan yang dikejutkan oleh dunia maya. Yang kemudian tersentak untuk bangun dan berkata-kata serta  emosi terhadap ketololan cinta semu (pengalaman) dan membangkitkan serta memberi semangat  pada seseorang yang ku sayangi. Miss U, Uhibbukifillah.
Sebelum ada yang merasa dan ingin berkomentar marilah kita renungkan bersama cerminan diri sebagai berikut :
“Jika kau merasa besar, periksa hatimu, mungkin sedang bengkak.
Jika kau merasa suci, periksa jiwamu, mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.
Jika kau merasa wangi, periksa ikhlasmu, mungkin itu asap dari amal shalihmu yang hangus dibakar riya’.”
            Ya Allah, dalam dekapan ukhuwah. Kami memohon lisan yang shiddiq dan hati yang tulus.

Tidak ada komentar: