Assalamu 'Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,Welcome to My Blog and Enjoy this Blog (✿◠‿◠)"menjadilah indah, maka semuanya akan terlihat indah"

Sabtu, 22 September 2012

Wahai Saudara(i)ku

Wahai saudaraku !
Aku heran pada orang yang yakin akan kematian, tapi hidup dengan bersuka ria.
Aku heran pada orang yang yakin akan kubur, namun ia tertawa tebahak – bahak.
Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat, tapi ia menjalani hidupnya dengan bersantai – santai.
Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tapi ia menggandrunginya.
Aku heran pada intelektual, tapi bodoh dalam soal moral.
Aku heran pada orang yang bersuci dengan air, sementara hatinya masih tetap kotor.
Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia sama sekali tidak menyadari bahwa ia juga memilki cacat pada dirinya.
Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah subhanahu wata’ala senantiasa mengawasi segala perilakunya tapi ia berbuat maksiat dan kezoliman.
Aku heran pada orang yang sadar akan kematiannya, kemudian akan tinggal dalam kubur seorang diri, lalu diminta pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya, tapi berharap belas kasihan orang lain.
Sungguh...tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah subhanahu wata’ala ... dan Muhammad adalah hamba dan utusanNya.
Wahai saudaraku !
Hari demi hari usiamu kian berkurang, sementara engkau tidak pernah menyadarinya. Setiap hari Allah Yang Maha Pemurah mendatangkan rezeki kepadamu, sementara engkau tidak pernah memujiNya. Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah mau lapang dada. Dengan pemberian yang banyak, engkau juga tidak pernah merasa puas.
Wahai saudaraku !
Setiap hari Allah datangkan rezeki untukmu, sementara setiap malam malaikat datang kepadaNya dengan membawa catatan amalan burukmu. Engkau makan dengan lahap rezeki dariNya, namun engkau tidak segan – segan pula berbuat kezoliman dan kemaksiatan kepadaNya. Allah kabulkan jika engkau memohon kepadaNya. KebaikanNya tak putus – putus mengalir untukmu. Namun sebaliknya, catatan kejelekanmu sampai kepadaKu tiada henti.
Allah-lah pelindung terbaik untukmu. Sedangkan engkau hamba terjelek bagiNya. Engkau raup segala apa yang diberikanNya untukmu. Dia juga menutupi kejelekan yang telah engkau perbuat secara terang – terangan.
Allah sungguh sangat malu kepadamu, sementara engkau sedikit pun tak penah merasa malu kepadaNya. Engkau melupakanNya dan mengingat orang lain.
Kepada manusia engkau merasa takut, sedangkan kepada Rabb semesta alam engkau merasa aman – aman saja.
Pada manusia engkau takut dimarahi, tetapi pada murkaNya engkau tak peduli.
Wahai saudaraku fillah, bersujud dan bertaubatlah kepada Allah serta tangisilah dosa – dosa yang selama ini kita kumpulkan...
Lihatlah betapa banyaknya dosa dan kelalaian yang telah kita perbuat selama ini.
Ya Allah,
Kami bukanlah hambaMu yang pantas memasuki surgaMu, namun Kami juga tak mampu menanggung pedihnya siksa nerakaMu, berilah hambaMu ini ampunan, dan hapuskanlah dosa - dosa Kami, sesungguhnya hanya Engkaulah Maha Pengampun lagi Maha Agung.
Ya Allah,
Umur Kami berkurang setiap saat, sementara dosa – dosa Kami terus bertambah bagaikan buih di lautan,
masih adakah jalan bagi Kami untuk menerima ampunan dan hidayahMu ?
Ya Allah,
HambaMu yang penuh maksiat dan kezoliman ini bersimpuh dihadapanMu mengakui dosa – dosa dan kelalaiannya serta memohon ampunanMu, Ya Allah...
Namun, bila Engkau campakkan kami,
kepada siapa lagi jiwa yang hina lagi kotor ini memohon ?

Tidak ada komentar: