Aku tak
seperti Ibunda Khodijah
yang
mulia dengan pengorbanannya untuk Islam
Aku tak
seperti Fathimah
yang
tetap suci hatinya hingga 'Ali menjadi pendamping hidupnya
Aku tak
seperti Ibunda 'Aisyah
yang
penuh dengan ilmu Al-Haq bagai perpustakaan hidup
Aku tak
seperti Asiyah
yang
tetap tegar menghadapi seorang Fir'aun
Aku tak
seperti Ruqayah
yang
tetap setia menanti jodohnya walau sempat terpisah oleh aqidah
Aku tak
seperti Sumayyah
yang ghirohnya
selalu membara untuk belajar kebenaran
Maka jika
kau, kalian, dan mereka masih bertanya
kenapa
aku begini
karena
aku tak sempurna
yang masih tertutup
debu di sana-sini
Aku hanyalah pendosa tanpa noktah
Aku tak selalunya seperti yang terlihat
Masih banyak kurang dan cacat
Cukup Allah yang menutupi aib-aib yang ku lakoni
selama ini
Walau tak seorang pun yang mempercayai bahwa aku
sempat punah
Tapi,
Aku ingin menjadi wanita yang lembut, walau aku sadar takkan pernah sanggup menjadi selembut Ibunda Khadijah.
Aku ingin menjadi wanita yang lembut, walau aku sadar takkan pernah sanggup menjadi selembut Ibunda Khadijah.
Aku ingin
menjadi wanita yang cerdas, walau mungkin aku takkan pernah sanggup menyamai Ibunda Aisyah
Aku ingin
menjadi wanita yang sabar seperti Fatimah Az-Zahra, sabar dalam setiap keadaan.
Aku ingin
menjadi wanita yang tegar seperti Ummu Sulaim, tegar dalam menghadapi segala
cobaan hidup.
Aku ingin menjadi wanita yang berani seperti Ibunda Shafiyah
berani mengatakan yang benar itu adalah benar dan yang bathil itu bathil.
Aku ingin menjadi wanita yang berani seperti Ibunda Shafiyah
berani mengatakan yang benar itu adalah benar dan yang bathil itu bathil.
Ya Rabb, bimbing aku, hingga ku dapat menjadi wanita sholeha penghias dunia, penghias Surga.
Aamiin
*Khairunnaas Wa
Khairunnisa*
-MujahidaH-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar