Assalamu 'Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh,Welcome to My Blog and Enjoy this Blog (✿◠‿◠)"menjadilah indah, maka semuanya akan terlihat indah"

Minggu, 02 Desember 2012

Seperti Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya.

Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.

--Tere Liye, novel 'Daun yang jatuh tak pernah membenci angin'

Seperti juga aku. Seberapa pun luka yang menusuk dan masih basah. Seberapa pun tangis yang terderai tak kering tapi membuat lega. Seberapa pun  semangat yang di patahkan kemudian terjatuh. Seberapa pun penghinaan, pengkhianatan meski sempat menjadi terdakwa dan melawan dalam kebenaran pada orang-orang itu. Pada akhirnya, aku mengikhlaskan kemudian pergi dan entah kemana lalu hidup tanpa orang-orang itu. Sebab, yakinku pada rencana Allah yang lebih indah dari yang sebelumnya. Ada kebahagiaan hakiki yang menanti dalam likunya jalan dilalui. Karena indah tak selalu mudah. Hidup adalah perjuangan. Kita hanyalah bagian dari guliran waktu dan kukatakan "semuanya akan indah pada waktunya yang tak lepas dari takdir Allah."

Meski begitu banyak kesenjangan antara harapan dan kenyataan
dan ku tahu,
ini masalah hati...masalah nurani...masalah perasaan
Namun, kesedihan bukanlah segalanya.  Bagiku, hal seperti ini, adalah hal yang terbiasa dan terlalu sering ku alami hingga membuatku tegar. Walau tak mudah menerima kenyataan. Tapi, ku biarkan hatiku merasakan semua.
Dan ku tahu ini,
Seringkali, kita perlu menangis agar kita tahu bahwa hidup ini bukan sekedar untuk tertawa dan terkadang kita perlu tertawa agar kita tahu mahalnya nilai air mata.

Sesungguhnya, 
Sesudah kesedihan ada kebahagiaan. Sesudah kesulitan ada kemudahan.

-Mujahidah-

Tidak ada komentar: